Wujud Perjudian di Perkumpulan Masyarakat dewasa ini

Wujud Perjudian di Perkumpulan Masyarakat dewasa ini

Banyak cara dilakukan orang agar bisa menang lotre. Di Thailand, para penggemar lotre mendatangi pohon tua yang dipercaya keramat. Pohon ini berada di sebuah kuil di tengah kota Bangkok. Mereka berharap mendapatkan hoki.

Ratusan orang berduyun-duyun mendatangi kuil Wat Kunnatri Ruttharam setiap weekend untuk memberikan sesajen kepada sebuah dahan pohon besar yang sudah mati.

Bisnis lotre yang dikelola oleh negara, sedang meningkat di Thailand. Penjual lotre dengan mudah bisa dilihat di hampir setiap sudut jalan, yang umumnya dikerumuni oleh pembeli yang meramal bagan numerologi untuk memilih urutan paling beruntung.

Bisnis lotre milik pemerintah menyumbang penghasilan negara sekitar 40,8 miliar baht atau Rp 13 triliun pada 2018. Kejadian ini merupakan pendapatan tertinggi diantara badan usaha milik negara (BUMN) dan dua kali lipat dari pendapatan perusahaan energi negara PTT Pcl.

Salah satu pengunjung yang beruntung yakin, kemenangan 70.000 baht (US$ 2.122,50) berkat pohon tersebut. Ia berkata, pohon itu telah membawa keberuntungan sebelumnya.

“Saya berhasil memenangkan hadiah sebelumnya dari pohon tersebut. Saya pikir, saat saya dalam kondisi sulit, pohon tersebut membantu saya,” kata Pakapon Chummano, pria Thailand berumur 54 tahun.

Wujud Perjudian di Perkumpulan Masyarakat dewasa ini

Gambaran menarik lain muncul dari New Jersey, Amerika Serikat.

Dilansir dari New Zealand Herald, ungkapan yang dilontarkan lelaki bernama Tayeb Souami itu menjadikannya pada pandangan tidak terdugaa.

Lotre nasional yang dikeluarkan Powerball Jacket itu memperebutkan uang utama senilai US$ 435 juta atau sekitar Rp 6,06 triliun.

Tayeb berpikir, beberapa nomor lotre yang dipajang mungkin bisa menjadi angka hoki, sehingga ia tidak ragu untuk membeli dua buah kupon, yang dibayarkannya menggunakan sisa kembalian uang membeli jus jeruk.

Menurut sang istri, yang meminta tolong Tayeb untuk mengadukan selisih harga jus jeruk tersebut, dua buah tiket lotre itu hampir terlupakan selama beberapa hari.

Satu minggu setelahnya, Tayeb hendak pergi menyuci mobilnya di sebuah pusat cuci kendaraan. Namun ketika melewati sebuah gerai minimarket 7-Eleven, ia memutuskan mampir untuk mengecek keluaran dari dua lotre yang dibelinya.

“Saya perhatikan tiket pertama. gagal menang. Dan tiket kedua itu bagus, namun saya kira akan kembali gagal, tapi hari itu saya lihat papan bertulis ‘Harus dilihat oleh pengecer’. Saya pun meminta tolong kepada pengecer,” cerita Tayeb.

Setelah mengamati tiket dengan saksama, pengecer tiba-tiba kaget histeris, membuat Tayeb bertanya-tanya, apa benar ia memenangkan lotre.

Tayeb ternyata telah membeli satu-satunya tiket pemenang.Nomor pemenang undian adalah 3, 6, 9, 17, 56 dan Powerball 25, di mana kemungkinannya untuk menang adalah satu banding 292,2 juta.

Usai mengetahui bahwa dia adalah seorang pemenang, Tayeb menghabiskan 3 pekan untuk berlibur dengan keluarganya.

Pria beruntung itu memutuskan untuk mengambil pembayaran tunai sebesar US$ 260 juta (setara Rp 3,6 triliun) dan sisanya ditaruh rekening tabungan.

Uang hasil menang lotre itu akan dimanfaatkan untuk melunasi rumah barunya, menyiapkan dana studi putrinya, dan melunasi cicilan biaya kuliahnya.

“Sekarang saya suka jus jeruk, membawa keberuntungan.”Tutup Tayeb